HUMAS AL FURQON - Malam Sabtu (17/10/2026) Ratusan santri I'dad Lughoh (IL) dan Marhalah Tsanawiyah (MTs) Al Furqon Al Islami memenuhi lantai satu Masjid Jami' Al Furqon. Mereka antusias menyaksikan malam puncak sekaligus penutupan Hayya Fest 2026.
Hayya Fest merupakan kompetisi ilmiyah tahunan santri Ma'had Al Furqon Al Islami khususunya di tingkat IL dan MTs. Kategori yang diperlombakan dalam Hayya Fest yang kedua ini ada Kaligrafi Khot (seni penulisan arab), Insya' (karya tulis Bahasa Arab), Hiwar Arobiyyah (percakapan), Qiroatul Kutub (membaca kitab arab), dan Hifdzul Mutun (menghafal matan ilmiah).
Tujuan dari kegiatan tersebut ialah memperkuat kemahiran-kemahiran yang menjadi karakteristik, dan keutamaan seorang santri yang mendalami ilmu syar'i. Selain itu juga menumbuhkan kepercayaan diri santri dalam berkompetisi.
Hayya Fest juga menjadi sarana mempraktekan apa-apa yang sudah dipelajari di kelas, dan dikompetisikan dengan sesama santri. Seperti di pembacaan kitab arab ada praktik ilmu nahwu dan shorof, di cabang hiwar ada praktik mufrodhat (kosa kata) dan uslub Bahasa Arab (gaya bahasa).
"Jadilah santri yang memiliki kemampuan yang tidak bisa diremehkan dalam hal-hal yang dilombakan dalam kompetisi ini," ujar ustadz Agus selaku pembina acara dan Kesantrian MTs, saat membuka acara tersebut.
Dari tiap cabang yang dilombakan terdapat tiga pemenang baik individu maupun kelompok yang dipilih oleh dewan juri, berdasarkan nilai tertinggi. Para juri lomba Hayya Fest merupakan asatidzah Ma'had Al Furqon Al Islami yang menguasai bidang yang dilombakan.
Para pemenang dari berbagai cabang perlombaan kategori individu maupun kelompok, diberikan penghargaan berupa sertifikat, uang pembinaan, dan piala bergilir.
Hebatnya di Hayya Fest season dua ini juara pertama tidak melulu dari santri tingkat atas, atau kelas 3. Akan tetapi ada beberapa cabang yang justru dijuarai oleh santri tingkat I'dad Lughoh.