Tentang Kami
Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami Gresik berdiri sejak 1989, berlokasi di Jalan Perikanan, Purwodadi, Srowo, Kec. Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Pendiriannya diprakarsai oleh Ustadz Aunurofiq Ghufron, L.c rahimahullah bersama rekan-rekannya, dengan komitmen mendidik generasi muslim berlandaskan Al Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman para sahabat, tabi'in, dan tabiut tabi'in dalam aqidah, ibadah, akhlaq, dan dakwah.
Jenjang Pendidikan
- Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK),
- lalu Madrasah Salafiyah Ula (MSU) setara SD putra-putri,
- lalu Madrasah Salafiyah Wustho (MSW) setara SMP putra-putri,
- lalu Persiapan Bahasa/I'dad Lughowi (IL) dan Madrasah Tsanawiyyah (MTs) putra-putri,
- lalu Ma'had Takhosus Ilmi dan Aly (MTI-Aly) putra-putri.
Profil Alumni Secara Umum
Lulusan Pondok Pesantren Al Furqon baik dari jenjang Mahad Aly maupun MTs banyak berkiprah di dunia dakwah Nasional, baik mengajar di masyarakat ataupun pesantren-pesantren lain di berbagai daerah di Indonesia baik perkotaan maupun pedalaman.
Selain itu banyak juga yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi cabang Saudi Arabia seperti LIPIA Jakarta, juga ke Timur Tengah, baik di Saudi Arabia seperti Universitas Islam Madinah, Imam Muhammad Bin Saud, Taif, Najran, Northen Border, Princess Nourah, Private College of Law and Islamic Sciences dan Majma’ah University, maupun diluar Saudi seperti di UAE dan lainnya.
Profil Pendidik Secara Umum
Bidang-bidang Pondok
Fasilitas dan Bangunan
Demografi Santri
Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami Gresik berdiri sejak 1989, berlokasi di Jalan Perikanan, Purwodadi, Srowo, Kec. Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Pendiriannya diprakarsai oleh Ustadz Aunurofiq Ghufron, L.c rahimahullah bersama rekan-rekannya, dengan komitmen mendidik generasi muslim berlandaskan Al Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman para sahabat, tabi'in, dan tabiut tabi'in dalam aqidah, ibadah, akhlaq, dan dakwah.
Jenjang Pendidikan
- Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK),
- lalu Madrasah Salafiyah Ula (MSU) setara SD putra-putri,
- lalu Madrasah Salafiyah Wustho (MSW) setara SMP putra-putri,
- lalu Persiapan Bahasa/I'dad Lughowi (IL) dan Madrasah Tsanawiyyah (MTs) putra-putri,
- lalu Ma'had Takhosus Ilmi dan Aly (MTI-Aly) putra-putri.
Profil Alumni Secara Umum
Lulusan Pondok Pesantren Al Furqon baik dari jenjang Mahad Aly maupun MTs banyak berkiprah di dunia dakwah Nasional, baik mengajar di masyarakat ataupun pesantren-pesantren lain di berbagai daerah di Indonesia baik perkotaan maupun pedalaman.
Selain itu banyak juga yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi cabang Saudi Arabia seperti LIPIA Jakarta, juga ke Timur Tengah, baik di Saudi Arabia seperti Universitas Islam Madinah, Imam Muhammad Bin Saud, Taif, Najran, Northen Border, Princess Nourah, Private College of Law and Islamic Sciences dan Majma’ah University, maupun diluar Saudi seperti di UAE dan lainnya.
Profil Pendidik Secara Umum
Bidang-bidang Pondok
Fasilitas dan Bangunan
Demografi Santri
Profil Yayasan
Yayasan Al Furqon Al Islami adalah lembaga nirlaba berbasis pendidikan keagamaan dan sosial yang didirikan dengan komitmen kuat untuk memajukan dakwah islamiyah di Indonesia. Yayasan ini bertindak sebagai payung hukum dan penyokong utama dalam pengelolaan Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami. Melalui integrasi pendidikan kepesantrenan, sosial, dan pengabdian masyarakat, kami berfokus pada pembentukan generasi taffaquh fiddin (mendalami ilmu agama) yang berakhlak mulia, mandiri, dan berwawasan luas.
-
Nama Yayasan Yayasan Al Furqon Al Islami
-
Nama Pimpinan ANWARI
-
Mulai Berdiri 17 JUNI 2009
-
Alamat RT/RW: 02/01, Ds. Srowo, Kec. Sidayu, Kab. Gresik, Jatim
-
NPWP 02.713.963.3-612.000
-
Akta Notaris Nomor AHU.1253.AH.01.04. tahun.2010"07 tanggal 17 Juni 2009 dan Akta Nomor 10 tanggal 18 Jan 2010
-
SK Menkumham Nomor AHU.1253.AH.01.04. tahun.2010
-
Nama Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami
-
Nama Pimpinan / Pengasuh Ust. Aunur Rofiq, Lc.
-
Mulai beroperasi (kajian secara sorogan) Tahun 1989
-
Mulai beroperasi secara formal (piagam operasional kemenag) Tahun 2005
-
Alamat RT/RW: 02/01, Ds. Srowo, Kec. Sidayu, Kab. Gresik, Jatim
Profil Pendiri Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami
Beliau bernama, Aunur Rafiq bin Ghufron bin Hamdani. Sosok karismatik yang mengawali masa kecilnya di Desa Srowo, Kecamatan Sidayu, Kab Gresik, Jawa Timur pada tanggal 1 September 1956 M.
Beliau merupakan anak pertama dari lima bersaudara yang semuanya adalah lelaki; Ridhwan, Abdurrahman, Mubarok, Nashruddin. Orang tua beliau lah yang amat berjasa memberikan pondasi pendidikan pertama, ayah beliau bernama Ghufron dan ibu beliau bernama Marfu’ah.
Beliau menikah dengan seorang wanita bernama Shofarah saat liburan studi kuliah di Universitas Ibnu Su’ud, KSA. Beliau dikaruniai 13 anak, hanya saja yang hidup hanya 5 orang sampai sekarang: Aunus Shofi, Rifaq Ashfiya’, Mi’wanul Muttaqin, Kuni Hafidzoh, Abdul Hakim.
Pertumbuhan Pendidikan dan Semangat Belajarnya
Beliau menempuh pendidikan mulai kecil di Madrasah Ibtidai’yyah Sidayu hingga lulus pada tahun 1968 M. Kemudian melanjutkan ke sekolah PGA Muhammadiyyah selama dua tahun hingga tahun 1972, yang saat itu dikepalai oleh Ustadz Nawawi Bakri rahimahullah, salah satu tokoh dan kyai Muhammadiyyah terkemuka di daerah tersebut.
Lalu beliau melanjutkan ke PGA Muhammadiyyah Karang Asem Paciran Lamongan, selama empat tahun sampai tahun 1974 yang saat itu dikepalai oleh KH. Abdurrahman Syamsuri rahimahullah.
Setelah itu dengan anugerah Allah, beliau melanjutkan belajarnya ke Jami’ah Imam Ibnu Su’ud di Riyadh, Saudi Arabia, dengan mengambil jurusan kuliah Ushuluddin dan lulus pada tahun 1982 M.
Ketika menuntut ilmu, beliau menjalaninya dengan keuletan dan ketabahan. Beliau pernah bercerita kepada kami bahwa dulu ketika belajar hanya berbekal sedikit dari orang tuanya, terkadang makan dari sisa-sisa, bahkan untuk bisa terus belajar, beliau sambil bekerja sebagai tukang masak, bahkan saat sekolah di Saudi pun, beliau sambil kerja saat liburan sebagai pekerja bangunan.
Guru-Guru Beliau
Di awal pertumbuhannya, beliau banyak mengambil ilmu dari para tokoh Muhammadiyyah seperti KH. Nawawi Bakri, KH. Abdurrahman Syamsuri dll. Diantara guru beliau juga adalah para dosen di Universitas Ibnu Su’ud Riyadh yang saat itu dikepalai oleh Dr. Abdul Muhsin At-Turki.
Beliau juga banyak menimba ilmu dari para masayikh yang hadir untuk dauroh di Indonesia semisal murid-murid Syaikh Al-Albani (Syaikh Ali Hasan, Syaikh Musa Alu Nashr, Syaikh Masyhur Hasan, Syaikh Akram Ziyadah dll). Selain itu juga para masyayikh dari Madinah semisal Syaikh Shalih As-Suhaimi, Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili, Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili, Syaikh Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad, Syaikh Walid bin Saif An-Nashr dll.
Murid-Murid Beliau
Murid-murid beliau banyak sekali tak terhitung jumlahnya. Betapa banyak para dai dan ustadz di Indonesia ini, dahulu pernah menimba ilmu dari pondok beliau dan hingga kini para alumnus dan murid beliau bertebaran di berbagai sudut Indonesia menyebarkan dakwah, bahkan diantara mereka mendirikan pondok-pondok pesantren di daerahnya masing-masing.
Berikut diantara murid-muridnya:
- Dr. Abdullah Roy, Lc MA, pengajar di Masjid Nabawi 2013-2017 (1434–1438 H)
- Ustadz Aris Sugiyantoro, murid Syaikh Utsaimin dan mudir Mahad Al-Ukhuwwah, Sukoharjo, Jateng.
- Ustadz Arif Fathul Ulum, mudir Ma’had Thoifah Manshuroh, Kediri.
- Ustadz Abu Ibrahim Muhammad Ali, mudir Ma’had As-Sunnah, Pasuruan.
- Ustadz Ahmad Izzah Abu Hammam, mudir Ma’had Tahkim Sunnah, Lampung.
- Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf L.c, ketua Yayasan Al Furqon Al Islami dan penulis buku ilmiah.
- Ustadz Syahrul Fatwa L.c, Penasehat Ahsan TV, penulis buku-buku ilmiah.
- Ustadz Yusuf Abu Ubaidah, mudir Ma’had Tahfidz Abu Ubaidah bin Jarroh, Bandung. Yang juga sejak kecil belajar kepada beliau, bahkan dijadikan menantu.
Dan masih banyak lagi murid-murid beliau lainnya yang belum kami sebutkan.
Seringkali seorang ustadz dan aktivis dakwah Peduli Muslim mengatakan pada kami, “Saya heran, setiap kali saya pergi ke penjuru dan pelosok, saya mendapati dai dan ustadz yang berdakwah di sana adalah lulusan Al Furqon”. Semoga Allah memberkahi mereka dan menjadikan ini sebagai sumber pahala bagi Ustadz Aunur Rofiq - rahimahullahu ta'ala-.
Buku Karya Beliau
Beliau memang tidak banyak menulis buku karena lebih fokus untuk dakwah dengan lisan, beliau hanya menulis beberapa buku panduan yang dijadikan -muqorror- di pondok. Diantaranya yang paling masyhur adalah Kitab “Mukhtarot Qowa’id Lughoh Al-Arabiyyah” yang merupakan kitab tentang kaidah-kaidah Bahasa Arab sehingga menjadi jembatan untuk bisa membaca kitab-kitab ulama yang berbahasa Arab baik di bidang tafsir, hadits, aqidah dan lain sebagainya.
Kitab ini menjadi kitab panduan sejak awal berdirinya pondok pesantren Al Furqon hingga sekarang. Bahkan banyak diajarkan di lembaga pendidikan, pesantren, majlis taklim dan sebagainya.
Di samping itu, beliau aktif menulis secara rutin di dua Majalah yang dahulu diterbitkan oleh Mahad Al Furqon, yaitu Majalah Al Furqon dan Majalah keluarga Al-Mawaddah, beliau menulis rubrik Tafsir dan rubrik Pendidikan Anak dan Keluarga setiap bulannya. Semoga suatu saat, tulisan-tulisan beliau di Majalah bisa dikumpulkan, dirapikan, disusun menjadi sebuah buku, sehingga manfaatnya lebih luas.
Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami Gresik pertama kali didirikan di atas tanah seluas 850 m2 di Desa Srowo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berawal dari rintisan sebuah majelis ta'lim dan halaqah pengajian sederhana di musala setempat.
Pada tahun 1989, antusiasme masyarakat sekitar maupun masyarakat luar desa terhadap kajian keislaman yang diselenggarakan mulai meningkat tajam. Hal ini menginspirasi pendirian Yayasan Al Furqon Al Islami secara resmi, guna mewadahi kegiatan dakwah dan pendidikan yang mulai terstruktur dengan jumlah santri non-mukim yang perlahan bertambah.
Memasuki tahun 2004, Pondok Pesantren Al Furqon mulai membuka program pendidikan terpadu berbasis asrama secara formal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan usia menengah dan atas. Jenjang pendidikan diperluas dan kurikulum mulai disistematisasikan memadukan kurikulum pesantren salaf dengan kurikulum formal nasional, sehingga santri juga mendapatkan Ijazah Negara.
Pada perkembangannya di tahun 2010 dan seterusnya, Al Furqon terus melakukan perluasan lahan dan pembangunan sarana prasarana penunjang, hingga membuka jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti Ma'had Ali. Berkat izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kini pesantren telah berdiri kokoh di atas lahan yang luas dengan ribuan santri dari berbagai pelosok nusantara yang tengah menuntut ilmu agama.
VISI
"Menjadi lembaga pendidikan yang berbarokah berasaskan al-Qur'an dan hadits dengan pemahaman salaf shalih dalam aqidah, ibadah, akhlaq dalam tatanan kehidupan bermasyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia."
MISI
- Membekali santri dengan aqidah lurus, tauhid yang murni, serta menjauhkan dari syirik, bid'ah, dan khurafat.
- Melatih dan membiasakan santri untuk beribadah dan bermuamalah sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
- Menjadikan hafalan al-Qur'an dan pemahamannya sebagai prioritas pendidikan yang mengakar di sanubari para santri.
- Mencetak generasi pendidik dan da'i yang ikhlas, tangguh, berwawasan luas, dan siap diterjunkan ke tengah masyarakat luas.
- Mempersiapkan generasi berakhlak mulia yang mampu berkontribusi positif di segala lini kehidupan bangsa demi keutuhan NKRI.
- Membekali ketrampilan hidup (life skill) dan kemandirian sebagai bekal santri menghadapi kemajuan zaman.