Tingkatkan Percaya Diri Berbahasa Arab lewat Acara

Tingkatkan Percaya Diri Berbahasa Arab lewat Acara "Takallam"

Admin
Sep 12, 2026
Santri, Pendidikan
HUMAS AL FURQON - Jum'at, (11/9/2026) bertepatan 29 Rabiul Awal 1448 H, Jami'ah Tholabah santri MTs Ma'had Al Furqon Al Islami mengadakan acara "Takallam", sebuah seminar motivasi untuk lebih percaya diri dalam berbahasa Arab setiap hari.

Acara dengan bentuk taklshow ini diselenggarakan santri dan untuk santri ini mengundang narasumber ustadz Nashrullah, B.A, yang merupakan alumni Universitas Islam Madinah (UIM). Ia bercerita pengalamannya dari sebelumnya tidak suka berbahasa Arab sampai di titik begitu mencintai Bahasa Arab dalam kesehariannya.

Ia membuka dengan pentingnya berbahasa Arab bagi santri dan pelajar ilmu syar'i, yang pertama dikarenakan sumber literatur Islam berasal dari bahasa yang agung ini. Lalu lebih penting lagi bagi yang ingin melanjutkan sekolahnya kejenjang perguruan tinggi di Timur Tengah, pastilah tidak akan bisa tanpa Bahasa Arab.

Menurutnya, masa-masa belajar di pondok merupakan waktu yang paling tepat untuk bejalar mempraktikan Bahasa Arab sebelum mau tidak mau ia terpaksa berbahasa Arab di perguruan tinggi, nanti.


Apa yang membuat santri tidak percaya diri berbahasa Arab? Ia menjawab, jika tujuan utmananya hanya untuk memahami al-Quran dan hadis mungkin akan menganggap tidak penting berbicara dengan Bahasa Arab. Akan tetapi tujuan santri lebih dari itu.

Yaitu untuk belajar mendalami ilmu syar'i langsung dari sumbernya, bahkan langsung dari tempat sumbernya yaitu Saudi Arabia di depan para masyaikh senior. Maka akan semangat mempersiapkan Bahasa Arabnya.

"Semua kembali ke niat, kalau memang kalian jujur punya cita-cita tinggi untuk melanjutkan sekolah kelak di Timur Tengah, baik di Saudi atau lainnya, kalian pasti serius mempraktikan Bahasa Arab di keseharian," ujarnya dalam talkshow tersebut.


Ia juga menekankan untuk jangan takut untuk dibenarkan jika ada yang keliru, dari sisi kaidahnya atau uslubnya, karna santri semua di sini masih belajar. Jangan sampai malu belajar nanti bingung saat sudah di negara Arab.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 santri MTs Laki-laki dari berbagai kelas, mulai Idad Lughowi, kelas satu sampai tiga. Harapannya setelah ini mereka lebih semangat kembali untuk mempraktekan Bahasa Arab di kesehariannya.
Tags: Santri, Pendidikan
Bagikan:

Kabar & Pengumuman lainnya